4 Kebiasaan Penyebab Perut Buncit

4 Kebiasaan Penyebab Perut Buncit

Hariantrendingtopik.com - Banyak sekali kebiasaan penyebab perut buncit yang tanpa sadari kita lakukan, tapi kali ini Kang Hartrop hanya menguraikan 4 hal yang paling sering dilakukan.

Perut buncit dan keras memang bukanlah sebuah penyakit atau hal yang berbahaya, tetapi perut buncit akan sangat mempengaruhi dalam hal penampilan.

Bagi wanita atau laki-laki yang rutinitas pekerjaannya diharuskan untuk menjaga penampilan di depan publik, perut buncit akan menjadi musuh utama.

Hal terpenting dari perut buncit bukanlah bagaimana cara mengatasinya atau cara mengecilkannya tetapi kamu harus mengetahui kebiasaan yang menyebabkannya.

Penyebab perut buncit dan keras sangat banyak, tetapi yang menjadi penyebab utamanya yaitu karena kebiasaan buruk yang sering dilakukan seperti menimbun lemak atau kurangnya aktifitas fisik.

Untuk kamu yang pernah menyukai olahraga yang terkonsentrasi pada area perut, timbunan lemak akan terjadi pada otot dan bukan pada kulit, jadi perut kamu akan membuncit dan terasa keras saat di tekan.

Hampir semua hal yang terasa nikmat dan membuat ketagihan adalah penyebab dari membuncitnya perut, tentu saja kegiatan seperti olah raga berat bukanlah yang nikmat tetapi menyakitkan.

Bagi kamu yang sudah memiliki perut buncit dan keras atau mungkin dalam proses membuncit, kamu harus mengetahui apa yang menjadi penyebabnya. Gendut itu menular.

Karena jika kamu langsung berolah raga dengan niat untuk mengecilkan perut tanpa menghiraukan apa yang menyebabkan perut kamu menjadi buncit, olahraga kamu akan sia-sia dan tidak menghasilkan apapun.

Penyebab Perut Buncit dan Keras pada Pria dan Wanita


1. Kebiasaan Makan Sebelum Tidur

1. Kebiasaan Makan Sebelum Tidur

Penyebab perut buncit dan keras yang pertama adalah sering makan sebelum tidur. Makan sebelum tidur memang memberikan sensasi nikmat tersendiri. Tidur setelah makan akan terasa nyaman dan pulas karena perut dalam kondisi kenyang.

Tetapi , kebiasaan seperti ini akan cepat membuat perut kamu buncit. Ketika tidur, tubuh tidak melakukan aktifitas dan kondisi metabolisme tubuh akan melambat, tetapi tubuh tetap akan membakar sedikit demi sedikit timbunan lemak. Cara diet alami.

Jika kamu tidur dalam keadaan kenyang atau setelah makan, pembakaran timbunan lemak tidak akan efisien karena jumlah lemak yang dibakar tidak terlalu banyak (kecuali kamu sedang tidur di saat musim panas dan mengeluarkan banyak keringat).

Ketika tubuh kamu kembali sadar atau terbangun dari tidur, penyerapan lemak dari makanan yang kamu konsumsi sebelum tidur akan terjadi lebih cepat dan hasilnya lemak yang menumpuk di perut akan semakin banyak.

2. Kurangnya Waktu Tidur dan Stress

2. Kurangnya Waktu Tidur dan Stress

Waktu tidur yang terbaik untuk orang dewasa adalah sekitar 8 jam. Jika kamu sering mengalami susah tidur ( Insomnia ) dan akhirnya waktu tidur kamu kurang dari jumlah jam tersebut, maka kortisol atau jenis hormon yang mengakibatkan stress akan meningkat.

Efek dari hormon ini, kamu akan merasa lelah, lemas dan mungkin pusing saat bangun tidur. Hal tersebut memberikan efek samping yang menyebabkan tubuh ingin mendapatkan asupan energi yang lebih banyak seperti karbohidrat tinggi, gula,kalori atau makanan gurih berlemak.

Jenis-jenis makanan ini tentu saja sangat cepat memicu penumpukan jumlah lemak pada bagian perut. Tanda - tanda stres.

3. Rutinitas yang Menyebabkan Tubuh Kurang Bergerak

3. Rutinitas yang Menyebabkan Tubuh Kurang Bergerak

Penyebab perut buncit berikutnya adalah kondisi tubuh yang kurang bergerak. Kurang bergerak disini bukan berarti kurang olah raga tetapi seperti rutinitas kerja kantor atau sejenisnya yang memang menghabiskan hampir semua waktu pekerjaan di depan meja.

Ketika tubuh kurang bergerak tapi sering merasa lapar, bisa jadi kamu mengalami stress karena pekerjaan atau mungkin memang pekerjaan kamu menuntut untuk menggunakan konsentrasi yang tinggi.

Efek samping dari lapar ini lah yang membentuk kebiasaan buruk yaitu makan sambil bekerja atau makan dengan porsi yang sangat banyak setelah lelah bekerja.

Kebiasaan makan yang seperti ini adalah hal yang paling cepat menyebabkan pembentukan perut buncit kamu.

Sebisa mungkin hindarilah kebiasaan seperti ini. Untuk menghindari kebiasaan ini, kamu dapat membawa bekal buah-buahan dan air putih. Jangan membawa bekal seperti roti,donat,coklat atau sejenisnya.

Perut buncit dan keras paling banyak dimiliki oleh orang-orang yang pernah berlatih dan terkonsentrasi pada area otot perut kemudian berhenti dari aktifitas tersebut misalnya karena bekerja.

Lemak akan menumpuk pada bagian otot, sehingga ketika perut ditekan, yang akan kamu rasakan hanyalah menekan otot.

4. Tidak Bisa Lepas dari Rokok dan Alkohol

4. Tidak Bisa Lepas dari Rokok dan Alkohol

Penyebab perut buncit dan keras yang terakhir ini sangat erat berhubungan dengan penyebab-penyebab sebelumnya.

Kurang tidur dan sering merokok memang akan menyebabkan kurus, tetapi kurus yang didapat bukan dari lemak yang berkurang melainkan penyusutan massa otot.

Lemak akan tetap menumpuk pada bagian tubuh yang jarang digunakan untuk bergerak terutama di bagian perut.

Hampir sama dengan rokok, alkohol juga sangat cepat menyebabkan perut buncit. Di dalam alkohol terdapat gula dan kalori yang sangat banyak. Orang yang sering mengkonsumsi alkohol biasanya sering merasa kenyang dan malas makan.

Rasa kenyang yang dihasilkan dari gula dan kalori berlebihan tidak akan memberikan manfaat pada kesehatan tubuh melainkan hanya penumpukan lemak yang terus menerus dan mengundang komplikasi penyakit lainnya.

Kesimpulan Penyebab Perut Buncit


Semua hal diatas adalah kebiasaan-kebiasaan yang tidak disadari sebagai penyebab perut buncit yang utama. Jika kamu sering melakukan salah satu kebiasaan tersebut, ada baiknya untuk mulai meninggalkannya.

Pada dasarnya perut buncit memanglah bukan sebuah penyakit dan hanya sebuah proses penumpukan lemak, tetapi yang dikhawatirkan adalah masalah kesehatan yang disebabkan dari lemak yang menumpuk terlalu lama di bagian perut.

Banyak sekali penyakit komplikasi seperti stroke, diabetes, dan serangan jantung yang menyerang orang-orang dengan badan yang gemuk dan perut terlalu buncit.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 3

Iklan Bawah Artikel