Hati - Hati ! Ini Penyebab Pengeluaran Keuangan Jadi Boros

Hati - Hati ! Ini Penyebab Pengeluaran Keuangan Jadi Boros

Hariantrendingtopik.com - Rencana mengatur keuangan yang sudah diatur serapi mungkin, pasti tidak akan pernah aman dari satu kata yaitu Boros.

Mau kamu atur keuangan pribadi atau keluarga dengan rincian yang sangat detailpun, kalau ada sikap boros yang kamu miliki sudah pasti rencana tersebut akan menjadi kacau.

Kata boros indetik dengan sesuatu yang berlebihan, yang artinya berapapun pendapatan kamu sifat boros akan selalu menempel ketika pengeluaran lebih besar daripada kapasitas pendapatan.

Tentunya penampakan aksinya akan berbeda, namun secara persentase boros akan selalu menjadi perhitungan yang relatif.

Misalnya pendapatanmu 2 juta perbulan, jika pengeluaranmu saja sudah lebih dari 75%nya pasti mendapat label boros. Begitu juga jika pendapatanmu 3, 4, 5, 6 juta atapun 15 juta tetap menjadi boros jika pengeluaran mencapai 3/4 nya.

Efek keuangan yang boros sudah jelas kan, pasti pusing di akhir bulan. Maka dari itu kamu harus mewaspadai penyebab - penyebab pengeluaran keuangan menjadi sangat boros berikut ini.

Penyebab Pengeluaran Keuangan Jadi Sangat Boros


1. Mubazir dalam Segala Hal

1. Mubazir dalam Segala Hal

Poin pertama penyebab keuangan jadi sangat boros karena selalu mubazir dalam segala hal. Maksudnya membiarkan sesuatunya terbuang sia-sia.

Misalnya paling mudah dari dalam rumah, seperti lupa mematikan lampu, lupa mematikan air atau mencuci beberapa helai pakaian dengan mesin cuci. Cara mengatur pengeluaran rumah tangga agar tidak boros.

Pasti ujung-ujungnya akan menjadi pemborosan entah tagihan listrik yang naik, tagihan air yang membengkak atau bisa jadi masa pakai peralatan yang lebih pendek.

Intinya selama kamu mampu untuk bersikap hemat, dan tidak membuang sesuatu secara percuma pasti kondisi keuangan akan tetap aman terkendali.

2. Suka Jajan dan Beli Cemilan

2. Suka Jajan dan Beli Cemilan

Penyebab kedua persoalan mulut dan perut. Tujuan utama makan pada dasarnya untuk menyambung hidup, sejauh makanan itu masih bisa diterima lidah dan perut tentu sudah sangat cukup. Masak sendiripun akan lebih hemat.

Masalah muncul ketika kamu suka jajan makanan diluar yang kenyangnya tidak seberapa tapi harganya relatif tinggi. Mungkin juga mulut tidak bisa diajak diem jadinya beli cemilan terus, alhasil pemborosan sudah jelas ada didepan mata.

Mengubah mindset tidak akan bisa dalam waktu satu malam, untuk mengontrol agar tidak sering jajan dan makan diluar kamu butuh motivasi yang kuat.

3. Sering Nongkrong atau Jalan - Jalan

3. Sering Nongkrong atau Jalan - Jalan

Jalan jalan, wisata, traveling, nongkrong atau hangaout sebenarnya boleh boleh saja. Namun akan jadi masalah ketika kamu terlalu sering melakukannya.

Percayakah kamu kalau ketika nongkrong atau jalan jalan kontrol keuanganmu akan hilang seketika ? Penyebabnya tidak lain karena memang tempat nongkrong dan tempat jalan jalan itu lokasi untuk menghamburkan uang demi kebahagiaan.

Cobalah diatur, misalnya untuk nongkrong seminggu sekali, pergi jalan jalan wisata sebulan sekali dan mungkin traveling 6 bulan sekali. Jadi biarkan keuanganmu untuk bernafas lega, jangan dipaksa menyesuaikan keinginan terus menerus.

4. Mengikuti Update Gadget

Penyebab yang paling parah dan bersahabat karib dengan keborosan, apalagi kalau bukan update gadget. Update gadget secara rutin hanya boleh dilakukan oleh tiga golongan yaitu anak sultan, marketing perusahaan besar dan reviewer gadget.

Selain itu mending jangan kamu ikuti update gadget seperti apapun. Belilah gadget yang spesifikasinya sesuai dengan kebutuhan kamu sehingga gadget tersebut bisa bertahan maksimal sampai 5 tahun.

Bukannya Kang Hartrop tidak membolehkan, hanya saja selalu update gadget untuk menaikkan status sosial itu akan jadi kebahagiaan semu, teman yang adapun bukan jenis teman yang melihat dirimu tapi melihat gadget-gadget mu itu.

5. Boros Pulsa dan Kuota

Kali ini kelasnya anak muda pasti yang selalu boros di pulsa dan kuota. Jaman sekarang mana ada pulsa dan paket data yang murah. Adapun harus beli dalam nominal besar.

Penggunaan pulsa dan kuota yang berlebihan serta bukan untuk kebutuhan pekerjaan dijamin akan bikin kantongmu jebol. Misalnya untuk ngegame, untuk streaming video terus terusan pasti jadi penyebab keuangan bulanan kamu selalu tekor.

Kalau bisa gunakan kuota dan pulsa untuk yang penting-penting saja. Kecuali kalau pekerjaan kamu memang di gadget itu beda cerita, tapi kalau cuma hip hip hura hura buat apa ?

6. Suka Belanja atau Memiliki Hobi Mahal

Pria dengan hobi mahalnya dan wanita dengan kesukaan belanjanya. Mau punya gaji berapapun kalau kedua hal ini masih nempel, yasudah pasti kurang gaji yang dimiliki.

Hobi mahal dan kesukaan belanja atau shoping sangat berat untuk dihilangkan karena urusanya dengan kepuasan hati. Masalahnya yang dituruti itu bukan dari kebutuhan melainkan hanya keinginan saja.

Pengaruh terbesarnya dari lingkungan, karena itu kalau kamu merasa kedua hal ini sudah menghantui cobalah untuk mencari lingkungan baru yang bebas dari pengaruh hura hura.

7. Banyak Ikut Asuransi atau Undian

Pertama takut dengan sesuatu yang belum terjadi itu sebuah kesalahan besar, daripada ikut banyak asuransi lebih baik uang yang ada ditabung atau diinvestasikan. Kalau cuma harus iku satu jenis asuransi kesehatan saja tentunya bukan masalah.

Yang kedua selalu tergiur dengan undian, kita semua pasti sudah paham kalau ingin mendapatkan kesempatan besar membawa pulang hadiah, sudah pasti modal yang dikeluarkan juga lebih besar. Lebih baik tinggalkan undian, fokuskan untuk investasi kecil-kecilan.

8. Mudah Terpengaruh Promo

Perlu digaris bawahi kalau yang namanya promo itu adalah sebuah strategi marketing agar kamu tertarik untuk membeli barang tersebut. Sekali lagi buang keinginan untuk promo promoan, nabung saja yang banyak baru beli apa yang dibutuhkan.

9. Lingkungan Kerja yang Mengajak Boros

Penyebab boros satu ini lebih mempengaruhi para pekerja kantoran daripada para pedagang. Umumnya lingkungan kerja kantor adalah lingkungan yang sangat mempentingkan status sosial sehingga harus selalu update untuk pernak pernik yang tampak termasuk gadget.

Di lingkungan seperti ini pilihannya ada dua yaitu ikut kompetisi atau menyingkir. Kalau kamu ingin terlepas dari hidup boros lebih baik tinggalkan lingkungan seperti ini, penghasilanmu hanya akan habis untuk mengangkat status sosialmu.

10. Mengikuti Gaya Hidup Orang

Penyebab pemborosan terakhir menurut Kang Hartrop tentu saja ketika kamu berfikir untuk mengikuti atau mengimbangi gaya hidup orang lain.

Berbicara rezeki setiap orang punya jatah rezekinya sendiri - sendiri. Jadi akan lebih baik jika penampilan dan gaya hidup menyesuaikan kemampuan keuangan sendiri.

Cara Agar Pengeluaran Keuangan Tidak Boros


Sebenarnya Cara Agar Pengeluaran Keuangan Tidak Boros itu sangat gampang sekali untuk orang yang bisa mengendalikan keinginannya. Tapi kalau kamu masih belum bisa memahami mana keinginan dan mana kebutuhan pasti hal tersebuat akan terasa sulit.

Jadi jika kamu merasa pengeluaranmu sangat boros saat ini, mungkin rasa memenuhi keinginan masih lebih kuat daripada mengutamakan kebutuhan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel