Air yang Tampak Bersih Belum Tentu Sehat dan Layak Konsumsi, Inilah Penjelasannya!

Air yang Tampak Bersih Belum Tentu Sehat dan Layak Konsumsi, Inilah Penjelasannya!

HarianTrendingTopik.Com - Air yang Tampak Bersih Belum Tentu Sehat. Air bersih adalah sebuah penilaian dari kualitas air yang memiliki semua syarat untuk dapat dikonsumsi seperti tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa.

Sedangkan air yang hanya terlihat bersih belum dapat dikatakan berkualitas karena kandungan didalam air yang tidak dapat terlihat oleh mata bisa dipengaruhi oleh banyak hal terutama faktor dari lingkungan sekitarnya.

Bahaya dari air bersih yang akan di ulas adalah bahaya dari jenis air yang hanya nampak bersih dan belum di olah atau dimasak seperti air sumur di perkotaan, air tanah daerah industri atau air sungai yang terlihat jernih.

Syarat utama air dikatakan bersih dan mumpuni untuk dijadikan sumber air minum adalah jenis air yang tidak berbau, tidak berasa dan tidak berwarna.

Meskipun memiliki syarat-syarat tersebut, air yang nampak bersih juga tidak disarankan jika langsung dikonsumsi atau diminum tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu seperti dipanaskan sampai suhu air mendidih agar bakteri yang terdapat dalam air mati sehingga air aman untuk diminum.

Air tanah merupakan sumber air yang sangat penting hampir di semua wilayah keculai wilayah dengan sumber air dari perusahaan pengolahan air bersih yang langsung disalurkan ke rumah-rumah.

Air tanah ini pada umumnya berada pada lapisan bebatuan sekitar 10 Meter dibawah permukaan tanah. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi kebersihan air tanah, faktor yang paling utama adalah kondisi daerah resapan di sekitar jalur air.

Indikator Air Bersih


Air dapat dinyatakan bersih jika dapat memenuhi syarat-syarat atau indikator dari kualitas air layak konsumsi yang akan digunakan sebagai penunjang kebutuhan sehari-hari. Indikator yang dapat digunakan sebagai penentu air bersih adalah jika penilaian dari faktor biologi, kimia dan fisik menunjukan bahwa air tersebut tidak mengandung suatu zat yang dapat membahayakan manusia.

Dari penampakan fisik air harus terlihat jernih, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Selain ketiga hal tersebut air yang layak konsumsi tidak boleh mengandung zat yang berupa padatan misalnya lumpur atau logam dan suhu air normal harus berada pada 29°C

Indikator air bersih dari persyaratan kimia adalah tidak mengandung bahan kimia berbahaya atau beracun, tidak mengandung garam seperti air laut, tidak mengandung bahan organik dan pH air harus netral yaitu (6,8-9,0). Dari sisi biologis, air yang layak digunakan untuk sumber air minum tidak boleh mengandung bakteri jenis apapun terutama bakteri pathogen.

Kebutuhan air bersih untuk satu orang setiap hari


Jumlah air bersih yang dibutuhkan oleh setiap orang tidaklah sama, faktor yang mempengaruhi perbedaan tersebut pada umumnya adalah lokasi atau tempat dimana orang tersebut tinggal.

Dari data standar departemen pekerjaan umum, kebutuhan air bersih untuk satu orang yang tinggal di perumahan biasa ( non real estate ) sekitar 180 liter setiap hari. Sedangkan untuk orang yang tinggal di real estate, kebutuhan air bersih dapat mencapai 250 liter setiap hari.

Fakta yang unik adalah semakin dekat tempat tinggal seseorang dengan sumber air bersih, maka kebutuhan air bersihnya akan semakin sedikit.

Kondisi Air Tanah di Daerah Perkotaan

Di daerah perkotaan yang sudah padat penduduk dan industri, kondisi air tanah akan menjadi sangat buruk karena daerah penyerapan yang tidak sehat.

Air tanah di daerah industri sangat tidak disarankan untuk diolah ataupun dikonsumsi sebagai air minum karena mengandung banyak partikel-partikel limbah dan zat besi dari hasil pembuangan limbah industri.

Kondisi air tanah di daerah perkotaan padat penduduk bisa dikatakan memiliki kondisi yang lebih baik daripada kondisi air di daerah industri. Walaupun demikian tetap akan ada dampak buruk untuk keberadaan sumber air tanah.

Lokasi rumah penduduk yang sebagian besar sudah menggunakan lapisan beton di atas tanah menyebabkan daerah serapan air akan berpindah lokasi yang lebih tinggi, artinya semakin tinggi daerah resapan air, maka akan semakin dalam posisi air tanah di daerah yang lebih rendah.

Jika posisi air tanah berpindah ke lokasi yang lebih dalam, jumlah air yang keluar pada sumur dengan kedalaman yang normal akan semakin sedikit atau akan semakin banyak sumur yang kering.

Ciri-ciri air yang tampak bersih tapi mengandung zat besi

Air yang mengandung banyak kandungan zat besi dapat mudah dikenali dari warnanya. Warna air tanah yang baik pada seharusnya terlihat jernih dan tidak berwarna sama sekali. Tetapi air yang mengandung zat besi akan berwarna kekuningan setelah di diamkan beberapa waktu atau terdapat bekas warna kuning pada tempat air setelah digunakan.

Jika anda ingin mengetahui apakah air yang anda gunakan mengandung zat besi atau tidak, caranya sangat mudah. Tampunglah air dari sumber air utama yang anda gunakan pada satu ember berukuran sedang.

Gunakan ember dengan warna putih atau hitam karena hasilnya akan lebih mudah terlihat. Biarkan air berada di dalam ember selama 2 malam kemudian buang semua air di dalam ember. Coba anda cek dasar permukaan ember, apabila ada endapan berwarna kuning gelap, sumber air di tempat anda terindikasi mengandung zat besi.

Gangguan kesehatan yang disebabkan oleh air dengan kandungan zat besi


Kandungan zat besi dalam air tidak sama dengan kandungan zat besi dalam sayuran. Baca Juga : Cara Mencuci sayur dengan bahan alami agar bebas dari pestisida.

Tubuh manusia tidak dapat mengsekresi zat besi yang terdapat pada air, terlalu banyak meminum air yang mengandung zat besi akan menimbulkan gangguan kesehatan pada sistem pencernaan karena zat besi akan banyak menumpuk terutama dibagian organ dinding usus.

Kondisi Air di Daerah Pedesaan

Daerah pedesaan di sekitar lereng gunung, terutama pada area pertanian, air tanah memang terlihat lebih bersih dan tidak berwarna. Para peneliti sudah banyak yang menyatakan bahwa kualitas air tersebut bagus dan baik untuk dikonsumsi.

Jika di sekitar anda ada lokasi yang menjadi sumber air dari perusahaan air kemasan, artinya kondisi air tanah di tempat anda masih sangat baik. Walaupun kondisi air terbilang baik, air dari daerah pegunungan tetap harus dimasak dengan suhu maksimal agar aman untuk dikonsumsi.

Berbeda dengan daerah pertanian berlahan gambut, air tanah dapat memiliki kandungan asam organik. Warna air di daerah ini akan menjadi kuning permanen. Kandungan asam organik yang tinggi akan membuat rasa air dari daerah gambut tidak terasa segar di tenggorokan.

Pada area lahan gambut, jika tetap akan menggunakan sumber air tanah tersebut untuk dikonsumsi, akan lebih baik jika membangun sumur yang jauh lebih dalam agar dapat menjangkau lapisan air yang lebih bersih seperti menggunakan sumur artesis.

Penyebab Krisis Air Bersih

Jumlah sumber air bersih yang dapat ditemui tidak akan selalu sama. Mengingat bahwa air adalah bagian dari alam, faktor yang menentukan banyak atau sedikitnya sumber air juga berasal dari alam itu sendiri.

Semakin dekat tempat tinggal seseorang dengan daerah yang masih banyak pepohonan, maka sumber air masih mudah untuk ditemukan. Berbeda dengan kondisi perkotaan yang semakin banyak bangunan beton, semakin sedikitnya lahan penyerapan air, maka krisis air bersih akan sangat mudah terjadi.

Beda air Bersih isi ulang dengan Produksi PDAM

Air minum isi ulang yang terdapat dalam kemasan plastik dan bersegel pada umumnya sumber air berasal dari mata air di daerah pegunungan, walaupun memang tidak semuanya berasal dari mata air alami.

Air Bersih produksi PDAM yang dialirkan ke perumahan penduduk bertujuan untuk mencukupi kebutuhan air harian walaupun untuk saat ini memang belum dinyatakan dapat langsung diminum.

Sumber air yang digunakan PDAM tidak sama pada setiap daerah, tetapi yang jelas, sumber air yang digunakan sudah memenuhi syarat fisik dari air bersih yang kemudian diolah kembali sebelum disalurkan kerumah penduduk. Sumber air yang dapat digunakan misalnya sungai yang masih bersih, waduk dan juga mata air alami.

Kondisi Air yang Tercemar


Terdapat banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan pencemaran air, seperti limbah industri, limbah rumah tangga dan mungkin kondisi dari alam sendiri.

Zat yang paling banyak mencemari air adalah kandungan logam berat, timbal, merkuri atau zat lain termasuk diantaranya adalah zat besi. Pencemaran air dapat juga disebabkan karena zat kimia atau bakteri dari alam di sekitar sumber air.

Jika pada air tanah terdapat kandungan bakteri E.Coli kemungkinan besar air tanah di daerah tersebut sudah tercemar oleh kotoran manusia atau hewan.

Macam-macam penyakit yang disebabkan mengkonsumsi air yang tercemar :

-Kanker
-Gangguan Pencernaan
-Gangguan Ginjal
-Kerusakan Sel Syaraf
-Keracunan
-dan masih banyak lainnya

Mulai sekarang periksalah sumber air yang anda konsumsi, jika terlihat bekas warna kuning pada tempat air atau kualitas air mulai tidak baik dari warna, bau atau rasanya, sebaiknya anda segera mencari alternatif sumber air yang lain, misalnya dari perusahaan pengolahan air untuk disalurkan ke rumah penduduk.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 3

Iklan Bawah Artikel