Tips Cara Menjadi Pengusaha Sukses dari Kang Hartrop

Tips Cara Menjadi Pengusaha Sukses dari Kang Hartrop

Hariantrendingtopik.com - Tidak ada kata mudah pada Cara Menjadi Pengusaha Sukses. Entah itu bidang usaha, dagang, atau bisnis semuanya memiliki rintangannya masing-masing.

Khusus usaha yang artinya cakupan menengah, apapun jenis produknya pasti memiliki kemungkinan sukses dan mempunyai kemungkinan gagal.

Perbedaan yang menjadi tolak ukur gagal atau suksesnya sebuah usaha tidak lain penyebabnya adalah niat tekad serta kersiusan kamu ketika mengelolanya.

Berikut step-by-step cara menjadi pengusaha sukses yang Kang Hartrop pahami dari banyak cerita pengalaman orang-orang yang sudah berhasil.

Cara Menjadi Pengusaha Sukses


1. Mulai dari Nol, Percaya Pada Diri Sendiri

1. Mulai dari Nol, Percaya Pada Diri Sendiri

Cara yang pertama kali harus kamu lakukan adalah percaya pada dirimu sendiri kalau kamu akan mampu dan benar-benar menyakinkan diri untuk usaha.

Terkesan mudah bagi yang membaca dan mendengar motivasi tersebut. Tapi hal ini justru menjadi yang paling penting diantara step yang lain.

Pasalnya tanpa keyakinan yang bulat dan tanpa rasa percaya diri hanya akan membuat usaha kandas ditengah jalan. Usaha atau Bisnis yang Laku Setiap Hari.

Apalagi seharusnya kamu sudah tau ketika berniat untuk memulai usaha, pasti akan banyak ringtangan ketika menjalaninya.

2. Kumpulkan Informasi, Pilih Bisnis yang Kamu Suka

2. Kumpulkan Informasi, Pilih Bisnis yang Kamu Suka

Dalam memulai usaha dilarang amat sangat keras mengikuti jenis usaha orang lain hanya karena saat itu usahanya ramai dan banyak pembeli. Hindari Bisnis yang Menawarkan Mudah Sukses.

Kamu harus jadi dirimu sendiri, ketahui apa hal yang kamu suka dan carilah sub bisnis dari perihal tersebut.

Contohnya jika kamu suka bersepeda atau kegiatan outdoor, kamu bisa memulai usaha penjualan alat-alat outdoor.

Kalau kamu suka kegiatan outdoor tapi memulai bisnis yang mencontoh orang hanya karena ramai saat itu, bisa dipastikan 99% kamu akan bosan dan malas dalam hitungan bulan saja.

3. Rencanakan Keuangan dan Kumpulkan Modal

3. Rencanakan Keuangan dan Kumpulkan Modal

Step ke-3 bisa jadi akan membuat usahamu bisa segera dimulai atau justru kamu harus meninggalkan ide usahamu dahulu.

Kenapa demikian ? Setelah kamu tau produk usaha yang bisa kamu jual, tentunya kamu butuh modal untuk merealisasikannya.

Cek dana dan modal yang kamu miliki, jika memang mencukupi kamu bisa merencenakan pengeluaran untuk memulai usaha.

Tapi jika ternyata dana modal tidak mencukupi, apa boleh buat. Kamu harus mencari dan mengumpulkan modal terlebih dahulu.

Tidak masalah untuk menunda ide usahamu, yang penting jangan pernah dibatalkan. Carilah modal yang baik tanpa mengandalkan hutang.

4. Jangan Takut Gagal, Persiapkan Menghadapi Kemungkinan

4. Jangan Takut Gagal, Persiapkan Menghadapi Kemungkinan

Jika niatmu sudah bulat untuk memulai usaha yang kamu minati, patrikan pada dirimu jangan pernah takut gagal dalam usahamu.

Semua kemungkinan bisa terjadi karena banyak faktor, misalnya krisis ekonomi ataupun kondisi lokasi mengalami kendala.

Jangan takut gagal dan jangan pernah berhenti, terus berusaha menjalankan rencanamu walaupun banyak rintangan, serta persiapkan hatimu agar siap akan apapun yang terjadi nanti.

5. Cari dan Lihat Peluang di Sub Bisnis yang Kamu Minati

5. Cari dan Lihat Peluang di Sub Bisnis yang Kamu Minati

Maksud Cari dan Lihat Peluang di Sub Bisnis yang Kamu Minati adalah cari ide usaha yang tetap dalam koridor minatmu tapi dengan lingkup lebih kecil.

Misal jika kamu berniat untuk usaha di bidang hobi memancing tentunya akan sangat luas untuk mulai karena memancing sendiri menggunakan banyak teknik.

Kamu bisa memilih satu teknik mancing saja seperti Ultralight dan memulai usaha menjual peralatan serta aksesoris yang dibutuhkan. Bisnis atau Usaha Apa ya ?

Memulai usaha dari sub ide bisnis akan lebih mudah untuk merencanakan kebutuhan dana serta memiliki target pembeli yang terarah.

Lagipula kamu akan lebih mudah mempelajari karakter pembeli daripada memulai usaha dengan menjual berbagai alat dari teknik memancing.

6. Lakukan, Kerja Keras, Tekun, Jujur dan Terus Belajar

6. Lakukan, Kerja Keras, Tekun, Jujur dan Terus Belajar

Inti dari sebuah ide bisnis yaitu bagaimana caramu merealisasikan ide-ide tersebut. Banyak orang yang mempunyai ide bagus tapi malas untuk bergerak.

Akhirnya gagal juga. Kamu harus benar-benar menjalankan usahamu dengan sepenuh hati, jujur dalam bertransaksi serta harus terus belajar.

Kenapa terus belajar dalam menjalankan usaha ? Jawabannya mudah saja karena inovasi adalah tuntutan utama dari semua jenis bisnis.

7. Fokus di satu Bidang Sub Bisnis atau Usaha

Ketika kamu sudah memilih dan menekuni usaha dalam satu sub bisnis, jangan terburu-buru untuk mencoba menjual barang sub bisnis yang lain walaupun bidang yang sama.

Fokuslah di sub bisnis tersebut sampai kamu paham betul pergerakan aliran transaksi serta minat para pembeli.

Berfokus pada satu sub bisnis akan membuat usahamu dinilai baik oleh pembeli karena terlihat serius dalam mengelolanya.

8. Tentukan Tujuan Kamu di Satu Sub Bisnis Dahulu

8. Tentukan Tujuan Kamu di Satu Sub Bisnis Dahulu

Setelah kamu paham betul dan rasanya usahamu bisa bergerah dengan baik, tentukan tujuanmu selanjutnya.

Kamu akan membesarkan usahamu tersebut, atau kamu sudah ada ide usaha lain yang modal dari usahamu sekarang sudah mampu mengcovernya.

Contoh tujuan yang bisa kamu pilih : meluaskan jangkauan pembeli, memperbesar usaha di satu tempat ataupun mencoba sub usaha lain.

9. Segera Bergerak Jika Ada Ide Baru

Berlanjut dari poin ke-8, jika usahamu yang sekarang sudah mampu berjalan dengan baik dan berdiri sendiri cobalah ide baru yang sudah kamu pikirkan.

Lantas darimana idenya ? Sampai di titik ini kamu akan bertemu dengan banyak orang dan banyak masukan yang kamu terima.

Kadang salah satu pembicaraan dengan orang lain akan memunculkan ide usaha lain yang juga kamu minati, karena itu segeralah bergerak dan realisasikan.

10. Temukan Rekan atau Partner Yang Cocok

10. Temukan Rekan atau Partner Yang Cocok

Mau tidak Mau jika kamu sampai tahap ini pasti akan merasa kualahan dengan usahamu, karena itu carilah partner yang bisa kamu percaya untuk membantu mengelola.

Catatan penting, kamu harus tetap berada di puncak sistem usahamu, jangan sampai kamu berada sama dan sejajar.

Salah satu rekan yang mudah diajak berbicara serta diajari salah satunya dari sanak keluarga terlebih dahulu dimana rasa percaya akan lebih mudah didapatkan.

11. Ambil Waktu Libur Untuk Berpikir

Jangan menjalankan usaha setiap hari tanpa libur walaupun kamu menyukainya. Ambilah salah satu hari untuk libur dan menenangkan diri. Pilihan Hari Libur untuk Pengusaha.

Ketika ada jeda hari untuk melegakan otak dari berbagai macam pikiran, maka otak kamu akan lebih segar untuk menghadapi hari berikutnya.

Gunakan waktu liburmu bukan untuk memikirkan usahamu tapi untuk berpikir apa prioritas dari pilihan hidupmu.

Atau kamu bisa menggunakan hari liburmu untuk memikirkan semua hal diluar dari permasalah usaha yang sedang kamu jalani.

12. Urus Keperluan Legalitas Usaha

Coba cek pembukuan standarmu, apabila hasil usaha sudah mampu berputar dengan baik dan bisa memberikan mu keuntungan lebih.

Maka sudah saatnya untuk kamu mengurus legalitas usahamu, misalnya surat ijin usaha dan keperluan pajak.

Sehingga dengan surat-surat legalitas usaha yang lengkap, usahamu mampu dan siap untuk merealisasikan ide-ide yang lebih besar.

13. Terima Keluhan, Kritik, Saran, Evaluasi dan Perbaiki

13. Terima Keluhan, Kritik, Saran, Evaluasi dan Perbaiki

Percayalah, semua Keluhan Kritik Saran dari pembeli terhadap produk kamu dapat meningkatkan kualitas jika segera dievaluasi serta diperbaiki.

Kecuali komentar tanpa alasan yang jelas lho ya, seperti komentar-komentar yang hanya menghina saja. Tak usah ditanggapi biarkan saja.

Terima semua keluhan kritik dan saran yang masuk ke kamu atas pengalaman para pembeli, pilah kritik yang bisa diperbaiki dalam waktu singkat dan simpan dahulu kritik yang membutuhkan perhatian khusus.

Jadilah pribadi yang mau menerima kritikan dari siapa saja, jangan menyangkal tapi pikirkan apakah kritik itu benar atau hanya kosong belaka.

14. Cobalah Mengembangkan Sub Bisnis

Masuk ke tingkat lanjut dimana kondisi usahamu sudah stabil dan mampu berdiri sendiri dengan bantuan partnermu.

Cobalah Mengembangkan Sub Bisnis lainnya, bandingkan dalam waktu pertumbuhannya mana sub bisnis yang paling mudah untuk berkembang.

Setelah itu kamu akan paham sendiri mana usaha yang harus menjadi prioritas dan mana usaha yang bisa menjadi backup dana.

15. Persiapkan Investasi

Sebelum masuk ke zona investasi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi misalnya

-Pembukuan sudah paten dan tidak merubah format
-Usaha bisa jalan tanpa kehadiranmu
-Kondisi perputaran uang stabi

Jika ketiga syarat tersebut sudah kamu dapatkan, artinya kamu bisa berinvestasi dalam bentuk apapun untuk memperkuat nilai uang yang kamu miliki. Contoh Investasi Kontan yang Menguntungkan.

Fungsi dari investasi yang kamu lakukan adalah sebagai backup atau jaga-jaga jika ada suatu kejadian diluar kemampuanmu yang membuat usahamu jatuh misalnya kebakaran, pencurian atau apapun.

16. Selalu Perhatikan Kondisi dan Target Pasar

16. Selalu Perhatikan Kondisi dan Target Pasar

Sebagai pelaku usaha kamu harus peka dengan kondisi pasar karena target pasar adalah sumber utama keberhasilan usahamu.

Perhatikan terus kondisi pasar karena minat pembeli akan selalu berubah-ubah. Ikuti dan modifikasi arus pasar sesuai dengan kebutuhan pelangganmu.

Lihat peluang target pasar terdekat yang bisa kamu jangkau, survei kebutuhan dan keinginan mereka, barulah pelajari apakah ada peluang besar disana.

17. Ulangi Lagi, Lagi dan Lagi

Terakhir, ulangi step-by-step diatas berkali-kali dengan menyertakan ilmu yang kamu dapat dari pengalamanmu.

Dengan begitu pengetahuan, pengalaman dan kemampuan kamu akan semakin besar dan berkembang. Itulah yang akan membuat kamu sukses sebagai pengusaha.

Kamu pasti Bisa Menjadi Pengusaha Sukses


Seperti pada poin pertama, Cara Menjadi Pengusaha Sukses terbaik adalah yakin kalau kamu bisa dan segera beraksi merealisasikanya. Jangan takut gagal, jangan takut jatuh.

Coba terus dan selalu belajar dari kesalahan serta apa yang sudah terjadi. Dengan begiku bisa dipastikan kamu akan menjadi pengusaha sukses.

Tapi perlu kamu ingat, ukuran kata "Sukses" setiap orang itu tidaklah sama. Kamu harus memahami sendiri ukuran sukses yang kamu inginkan.

Jangan terlalu banyak menilai orang lain, tapi nilailah dan perbaiki diri dengan begitu Kamu pasti Bisa Menjadi Pengusaha Sukses.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 3

Iklan Bawah Artikel